ChapTer VIII

May 24th, 2008 by iniblogsepta

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi

Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.

Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”

Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.

ChaPter VIII

May 2nd, 2008 by iniblogsepta

cinta dan sang waktu

Tersebutlah sebuah pulau dengan penghuni makhluk-makhluk abstrak, seperti kekayaan, kesedihan, kecantikan, kegembiraan dan sejenisnya termasuk cinta. Kekayaan, kegembiraan dan kecantikan adalah bersahabat erat antara sesamanya termasuk dengan cinta. Terlepas dari semua itu, keseluruhan penghuni pulau itu dapat dikatakan hidup dengan rukun, aman, gemah ripah loh jinawi, toto tentrem karto raharjo.

Hingga suatu hari, hujan deras tiada henti-hentinya mengguyur yang berakibat permukaan air laut makin meninggi dan terus meninggi hingga pulau itu diterjang banjir. Permukaan air yang makin tinggi itu membuat seluruh penghuni pulau mulai berkemas menyelamatkan diri masing-masing, termasuk cinta. Celakanya dia tidak pandai berenang. Cinta hanya berdiri di depan rumahnya dengan berbekal persediaan seadanya, mengharapkan pertolongan yang akan diberikan oleh penghuni pulau yang lain.

Tak lama, kekayaan lewat dengan perahunya. Cinta segera berteriak “Kekayaan, aku numpang ke perahumu ya, aku ikut hingga ke tempat pengungsian terdekat!”

“Kekayaan dengan wajah datar menjawab, “Tidak ada lagi tempat untukmu cinta, tidakkah kau lihat perahuku sudah penuh dengan harta bendaku, tunggulah perahu yang lain.” Kekayaan berlalu. Cinta hanya terpekur sedih.

Kemudian kegembiraan lewat pula dengan perahunya, dan kembali cinta memanggil-manggilnya untuk mohon pertolongan. Tetapi kegembiraan yang tengah tertawa-tawa karena terlalu senang mendapat sebuah perahu itu tidak mendengar teriakan cinta. Ia pun berlalu dan cinta semakin sedih.

Setelah itu kecantikan juga melintas tetapi dia hanya menjawab dengan perasaan jijik, “Maaf cinta, aku tidak bersedia menaikkan dirimu yang basah dan kotor, apa jadinya nanti perahuku yang cantik ini bila ditumpangi olehmu yang menjijikkan itu, tunggulah perahu yang lain.”

Pun demikian ketika kesedihan melintas, hanya menatap dengan muram kepada cinta, “Cinta, aku sedang sedih, aku hanya ingin sendiri, janganlah menggangguku. Tunggulah hingga air surut!”

Cinta mulai menangis, air pun semakin tinggi hingga mencapai leher. Disaat cinta telah didera putus asa yang dalam, sebauh perahu yang ditumpangi seorang kakek-kakek tua melintas. Kakek tua itu berteriak “Cinta! Segeralah kemari pulau ini akan segera tenggelam, kita harus mencari perlindungan!” katanya sambil mendekat dan meraih tangan cinta untuk membantunya naik ke perahu. Segeralah mereka berlalu dan hanya beberapa saat kemudian pulau itu benar-benar lenyap, tenggelam. Cinta dan orang tua itu melaju tenang hingga ke pulau terdekat, dan dia menurunkan cinta disana. “Nah cinta, kita akan menepi, tinggallah di pulau ini, aku akan meneruskan perjalananku.”

Cinta turun dan pamit, lalu kakek tua itupun berlalu. “astaga” Cinta berseru, “Aku lupa berterima kasih pada kakek itu, dan aku sampai tidak tahu siapa dia yang telah memberikan pertolongan itu.

Dengan perasaan sesal cinta berjalan, hingga menemui seseorang yang dijadikannya tempat bertanya. “Siapa kakek itu?”

Penduduk pulau itu menjawab “Dia waktu.”

Mengapa dia menolongku, sementara sahabat-sahabatku sendiri, kekayaan, kecantikan, kegembiraan malah lebih mementingkan diri sendiri disaat semestinya sesama makhluk harus saling menolong?”

“Iya, karena hanya waktu yang mengerti dirimu.”

ChapTer VII

April 26th, 2008 by iniblogsepta

Mencarimu,
karena rasa sesal

kamu
pun tidak menyadari indahnya dirimu.

Menemukanmu
menjadi sesuatu yang harus

Karena
rasaku membutuhkanmu.

Semua
rahasia dan semua pertanyaanmu

Bisakah
kita kembali kepada awal

Seperti
sebuah lingkaran, yang membentuk cerita

Sungguh,
imajinasiku adalah milikmu.

Mereka
bicara ini mudah

Kita
berpisah untuk berjumpa, kata mereka.

Ini
tak mudah

Sungguh
tak mudah yang terlintas.

aku
hanya menebak dan membentuk untuk sebuah cerita

Sesuatu
yang logis, kebersamaan kita adalah sebuah proses.

Rasamu
untukku, kembali mengikuti kepada awal
seperti lingkaran.

Ku
mencari akhir untuk kembali ke permulaan.

ChapTer VI

April 25th, 2008 by iniblogsepta

1_3

Terasa begitu berat

Menatap mentari yang akan tenggelam

Mata saling menatap seakan bicara, sudah saatnya berpisah.

Kala perpisahan telah terjadi

Ku berharap pagi akan segera datang

Ku dambakan esok segera bersama

Mengukir perjalanan kisah bersama.

Sore yang memisahkan

Hati yang terus bicara

Rasanya ingin selalu bersama

Tanpa harus melewati malam

Menunggu pagi tiba.

Selamat tinggal untuk hari ini

Esok akan jumpa

Di hatimu pasti menanti

Berharap malam segera berlalu

 

ChapTer V

April 22nd, 2008 by iniblogsepta

1_2

Ku simpan rapat rinduku

agar tak mengganggu nyenyak tidurmu

 

Ku tutup rapat hatiku

agar tak seorangpun dapat mengusik hatiku

untuk berpaling darimu..

 

 

ChapTer IV

April 17th, 2008 by iniblogsepta

2

Kumemandang dari kejauhan
tampak hanyalah sekejap bayangan
ku merasa semua tak tanggap
mereka yang kurasa hanya keberadaan tubuhnya saja
kusendiri duduk disini tanpa teman
tak ada yang menghampiri
ku merenung, meratap, melamun
kian tanpa daya tapi tak ada yang dating untukku
ku menatap kian kali
di ruangan kelas ini
bukan hanya aku yang duduk tanpa daya
mereka juga
tampak hanyalah membaca buku
ku mendengar banyak orang yang mementingkan pribadi
berbicara, bersenda gurau, tertawa…

ChaPter III

April 16th, 2008 by iniblogsepta

6
Waktu…
Aku tidak meminta malam
Untuk melihatnya indahnya sang rembulan
Dan aku tidak meminta senja
Untuk melihat indahnya sang mentari
Yang aku pinta saat yang indah aku rasakan bersamanya.
Waktu…
Aku tidak minta kemarin
Untuk kenangan yang indah
Dan aku tidak minta esok
Untuk mewujudkan harapanku.
Waktu…
Yang kupinta hari ini
dengan kenyataan bahwa waktunya akan selalu untukku

cHapter II

April 15th, 2008 by iniblogsepta

4

Cinta
hanya mengajarkanku untuk melindungimu lebih dari diriku sendiri

Cinta
lahir dipangkuan cakrawala dan turun bersama rahasia malam,
pandanglah aku, dan aku akan menunjukan obor suci yang dinyalakan
surga di debu-debu hatiku.

Aku
akan melakukan apapun yang kau katakana dan akan membuat jiwaku
menjadi sebuah selubung bagi jiwamu.

Hatiku
telah menjadi tempat tinggal bagi pesonamu.

Dadaku
akan menjadi kuburan kesedihanmu, dan akan mencintaimu seperti padang
rumput mencintai musim semi.

Aku
akan ada dalam kesedihanmu seperti bunga yang ada dibawah sinar
matahari.

Aku
tidak puas dengan apapun kecuali keabadian.

Yakinlah
bahwa tak ada satu kekuatanpun didunia ini yang sanggup melerai cinta
suci kita kecuali jari-jari kematian.

Sungguh,
aku akan bahagia jika dapat menjadi bagian dari detak jantungmu,
desah nafasmu dan tatap matamu yang berkilau indah untuk
selama-lamanya.

 

ChaPter 1

April 9th, 2008 by iniblogsepta

3

Menyiasati Pacaran Jarak Jauh!

Menjalin cinta jarak jauh atau long distance love biasanya emang menimbulkan banyak dilema bagi yang njalaninya. Padahal dengan berbagai kecanggihan teknologi yang ditawarkan, seharusnya jarak bukan lagi menjadi persoalan dong. Lantas gimana caranya menjalin cinta jarak jauh yang langgeng dan tetep aman? gini niey triknya..

Banyak yang gak kuat berlama-lama menjalin cinta jarak jauh. Berbagai alasan tentu aja menjadi hal yang sangat menguatkan pernyataan tersebut. Tapi sebenarnya, asyik-asyik aja dilakukan dan ada kenikmatan tersendiri. Meski tentu hal ini gak semudah yang dibayangkan, dan perlu banyak pengorbanan tentunya.

Nah, biar cinta di antara kita dengan dia yang tinggal nun jauh di sana tetep seger, perlu beberapa trik yang harus dijalanin.

1. jarak bukan suatu masalah
Pernyataan ini adalah hal pertama yang harus bisa dimantapkan dalam diri kita dan pacar. Tentu aja karena kemajuan teknologi sudah semakin canggih. Apa pun bisa dijadikan alat untuk mempertemukan kita dengan pacar. Misalnya aja dengan memanfaatkan media telepon atau internet. Intinya jangan lewatkan setiap saat untuk bisa berkomunikasi. kita juga jangan berkecil hati, banyak kok, pasangan yang dekat dan sering ketemu tapi bawaannya berantem mulu dan akhirnya putus! Jadi kita yang kebetulan punya belahan jiwa, entah itu beda kota atau bahkan beda negera sekalipun, jangan khawatir. Justru dengan long distance ada kesempatan saling menguji diri dan memupuk rasa cinta.
cieee…

2. Kepercayaan di atas segalanya.
Kunci kesuksesan suatu hubungan adalah kepercayaan di atas segalanya. Dengan demikian kita gak akan berpikir macam-macam ataupun mencemburui apa yang sebenarnya gak pernah dilakukan pacar kita. Menduga-duga dan terus berpikiran negatif tentu akan makan hati. Makanya lebih baik memantapin hati untuk terus percaya dan setia ama dia. tapi hal ini tentu aja bila kita kenal betul karakternya. Lain hal bila ternyata dia adalah tipe yang mudah berpindah ke lain hati. Yang pasti saling percaya bukan berarti langsung tutup mata.

3. Usahakan selalu berkomunikasi.
Setia dan percaya bukan berarti membuat kita jarang keep in touch. Apalagi belakangan perkembangan teknologi semakin memudahkan segalanya. kita bisa melihat tampang keren pacar kita lewat webcam. Kualitas hubungan memang penting, tapi kuantitas juga perlu diperhatikan. Usahakan minimal punya waktu-waktu tertentu, untuk menghubungi atau dihubungi.

4. Isi waktu kesendirian dengan hal bermanfaat.
Diakui godaan yang terbesar bila punya pacar yang jauh adalah bete saat sendirian. Apalagi bila malam minggu tiba, di mana semua teman-teman sibuk berkencan ria dengan pasangan masing-masing. Kesepian dan juga iri tentu saja berkecamuk dalam diri. Kalo udah gini, jangan pernah berpikir untuk mengakhiri hubungan. Lebih baik kita menenggelamkan diri pada segala kesibukan yang positif arahnya. Misalnya aja dengan ikutan klub ataupun kelompok-kelompok gaul. Ingat lirik lagu yang dibawakan Ricky Martin dan Christina Aguilera, Nobody Wants To Be Lonely.

5. Selalu kirim foto terbaru.
Sebagai obat kangen, selain mengandalkan komunikasi juga nggak boleh lupa saling bertukar foto terbaru. Dengan begitu, selain tahu perkembangan dan perubahan rutinitas pacar, kita juga bisa tahu perubahan fisik yang dialami pacar. Jangan kaget kalau mendadak si dia berubah menjadi gemuk. Tentu saja cara pengiriman foto juga akan lebih mudah lewat e-mail.

6. ketemuan

Selain bertukar foto terbaru, yang tak boleh dilupakan adalah meluangkan waktu untuk bisa ketemuan langsung. Jangan terus-terusan berharap dia yang akan datang. Nggak masalah juga kok walau kita cewek. Cari saat yang tepat, misalnya waktu libur panjang. Pasti, dia akan merasa surprised banget menyambut kedatangan kita.

7. Berantem gak berarti putus! <==== huaaa it’s mee
Pacaran jarak jauh bukan jaminan nggak akan pernah mengalami saat-saat berantem. Mungkin saja dia mendengar gosip macem-macem tentang kita yang gak bener. Salah-salah tentu saja setiap kali pembicaraan akan dipadati dengan luapan kemarahan. Kalau udah kayak gini, jangan dulu emosi, apalagi langsung mencanangkan kata putus! kitajuga harus menyadari, mungkin dia dapat info dari orang yang salah. Atau juga mungkin karena saking kangennya sama kita, akhirnya dia jadi punya pikiran yang nggak-nggak.

8. Beri pengertian sama dia, kalian sudah lama terpisah dan jarang bertemu.
Jadi, kenapa nggak sesekali bertemu atau mengobrol tentang segala hal yang ingin sekali diketahui. Sadari juga kemungkinan kalian sama-sama jenuh karena saling berjauhan dan nggak bisa curhat. Perlu diwaspadai juga, ada banyak "musuh" yang mungkin ingin melihat hubungan kita berakhir. Yang pasti kita harus waspada, namun tanpa melepas rasa percaya dan kesetiaan tentunya.